Pandangan Salah Soal Pelecehan Seksual, Jangan Salahkan Korban!

Menampilkan Salah Soal Pelecehan Seksual, Jangan Salahkan Korban! 

korban pelecehan seksual – Belakangan ini banyak sekali pelecehan yang sering kita dengar. Perdebatan lama pun kembali muncul, yaitu soal apakah menyebabkan perempuan dilecehkan karena pakaiannya yang terlalu minim atau bukan. 

Semua orang setuju tentang pelecehan seksi adalah perbuatan yang salah. Namun, banyak orang yang masih memiliki banyak pandangan salah soal pelecehan seksual. Apa saja pandangan salah tersebut? Berikut ini diuraikan. Download IDN Poker

1. Pelecehan seksi terjadi karena korban memakai pakaian terbuka 

Ini adalah opini salah yang disetujui banyak orang. Mereka beranggapan itu pelecehan seksi terjadi karena korbannya memakai pakaian yang minim atau terbuka, padahal pandangan ini jelas salah.

Nyatanya, banyak perempuan yang pernah jadi korban pelecehan seksi sudah memakai pakaian yang tertutup. Sementara itu, perempuan yang gemar memakai pakaian terbuka punak-merta pasti jadi korban pelecehan. Makanya jelas, pakaian terbuka karena memakai pelecehan seksi. 

2. Jika korban terbuka, tindakan bisa dimaklumi 

Karena pandangan salah pada poin pertama, beberapa orang sampai berpikir bahwa jika si korban berpikir terbuka, tindakan pencegahan bisa dimaklumi. Mereka beralasan mengapa pakaian terbuka bisa menimbulkan hasrat yang salah jadi alasan jika si butuh jadi melecehkan. 

Lagi pula, banyak kok pria yang tetap gak berniat melecehkan sambil melihat perempuan terbuka. Jika mereka bisa saja, mengapa si pertikaian tidak? Seharusnya, saat niat itu muncul pun si si, si cepat melepaskan niat itu, maka harus disetujui pada tindakan. Nyatanya, dia tidak dilakukan. Makanya, pelecehan itu sepenuhnya salah si membantah. 

Korban pelecehan juga mesti belajar dari kesalahan

3. Pembicaraan terbuka Karena memang ingin dipertimbangkan lawan jenis 

Ada orang yang bertanya-tanya. Jika seseorang memilih terbuka atau ketat, bukankah itu berarti dia memang ingin lawan jenis? j awabannya tidak. Pandangan seperti itu salah. Lebih perempuan memakai pakaian terbuka pada tempat yang memang wajar, misalnya di  gym  atau pantai. 

4. Korban pelecehan juga bisa disalahkan 

Ada pula orang yang beranggapan demikian tetapi tidak terbuka, korban pelecehan pasti juga punya andil yang membuat pelecehan itu terjadi, misalnya kurang hati-hati, terlalu gampang percaya pada orang lain. 

Ini juga adalah pandangan yang keliru. Korban pelecehan pasti sedih, terpukul, bahkan mungkin trauma. Makanya, mengalah mereka gak akan membawa manfaat buat siapa pun. Malah, mereka bisa semakin stres dan depresi.  

5. Menasihati seseorang yang dilindungi 

Namun, seraya mengayomi korban dan mengutuk tindakan pencegahan, kita tetap perlu mendapat yang seimbang. Jika seseorang menasihatimu untuk menutup karena itu bisa mengurangi risiko yang dilecehkan, misalnya, apakah itu berarti dia perlu melanggar pelecehan? Tidak. 

Memang, pakaian tertutup tidak menjamin kita bebas dari pelecehan. Namun, jika ada yang memberi nasihat, maka, harap niatnya baik, diminta jika ia adalah keluarga atau sahabatmu. Makanya, gak perlu langsung marah dan menganggapnya membantah.