Mitos Orgasme yang Perlu Kamu Tahu Kebenarannya

Mitos Orgasme yang Perlu Kamu Tahu Kebenarannya

Mitos Orgasme yang Perlu Kamu Tahu Kebenarannya – Kalau kita berbicara soal seks, tak akan ada habisnya. pasti semua senang mendengarnya. hehehe.. tujuan dari melakukan seks adalah untuk merasakan orgasme.

Maka sebaliknya, seseorang yang nggak mengalami orgasme menandakan jika ia nggak mencapai kepuasannya dalam bercinta. Benar begitu?

Lalu, apa saja yang merupakan mitos dari kepuasan bercinta?  Ini daftar mitos orgasme yang mungkin kamu percayai sebelumnya.

1.Kamu akan merasakan orgasme setelah bercinta 

Entah asal-muasalnya, namun sebagian besar orang meyakini jika seseorang akan mengalami orgasme ketika bercinta. Namun faktanya untuk kebanyakan perempuan, anggapan itu kurang realistis. Seorang perempuan dapat nggak mencapai orgasme karena berbagai faktor, seperti terlalu lelah, stres, pikiran yang terganggu, atau nggak merasa dapat mencapai kepuasan dalam bercinta.

2.Cara untuk mencapai orgasme adalah dengan seks melalui organ intim

3.Orgasme terjadi seperti meledak 
Nggak dipungkiri, orgasme dapat terjadi dengan cukup intense. Seseorang bisa merasa seperti melepaskan sesuatu yang begitu hebat, membuat tubuh gemetaran. Namun, orgasme juga dapat terjadi dengan lebih “tenang”. sebagian perempuan nggak merasakan kontraksi otot saat mengalami orgasme. Tetapi, ada perasaan seperti mengeluarkan sesuatu dari dalam tubuh, kemudian diikuti dengan rasa santai dan nyaman.

#Orgasme adalah hal yang wajib dalam bercinta

4.Orgasme murni berupa fenomena fisik 

Pada kebanyakan perempuan, orgasme lebih berupa fenomena mental ketimbang fisik. Dengan kata lain, pasangan dapat mencoba memberikan rangsangan. Namun ketika pikiranmu berada di tempat lain, orgasme akan sulit terjadi. “Mental mengisi komponen yang besar pada orgasme,” tutur Banner, “Jika tingkat stres cukup tinggi, merasa terganggu, cemas, atau ketakutan, itu dapat memengaruhi respon seksual. Kamu nggak akan menikmati bercinta.”

5.Seks tanpa orgasme sama saja gagal 

Dapat mencapai orgasme ketika bercinta memberikan sensasi yang berbeda. Namun, itu nggak menjadikan orgasme sebagai tujuan utama dari seks, Bela. Nggak mengalami orgasme bukan berarti kegiatan intim itu dianggap “gagal”, atau menandakan kalau pasangan “gagal” memuaskanmu. Hal yang paling penting untuk diperhatikan dalam bercinta adalah kenyamanan yang kamu dan pasangan rasakan saat bercinta, dan semakin meningkatnya kemesraan di antara kalian setelah melakukannya.